KEAMANAN KOMPUTER

KEAMANAN KOMPUTER
Dalam penggunaan komputer ada beberapa hal yang sering dilupakan atau
dianggap kurang penting oleh pengguna, yaitu kemanan komputer.
Keamanan komputer sendiri terbagi tiga, yaitu :
• Keamanan Data
• Keamanan Software
• Keamanan Hardware
A. Keamanan Data
Keamanan data dalam komputer merupakan hal yang sangat vital. Pada
banyak kasus pengguna harus mengulangi pekerjaan berhari-hari atau
berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan karena kerusakan atau kehilangan
data.
Hal-hal yang dapat menyebabkan kerusakan data, adalah :
1. Virus
Virus merupakan program yang secara ilegal berjalan dikomputer
dengan tujuan yang tidak diinginkan. Kerusakan yang ditimbulkan sangat
bervariasi dari hanya menyembunyikan data hingga merusak bahkan
menghapus data. Penyebaran virus yang paling marak adalah lewat
internet dan flashdisk.
2. Kesalahan Manusia / Human Error
Manusia sebagai pemilik data itu sendiri dapat dengan sengaja
maupun tidak sengaja merusak data yang ada. Kesalahan dalam
menghapus data atau menimpa data dengan nama yang sama sewaktu
proses mengkopy atau simpan adalah contoh kesalahan yang umum
terjadi.
3. Kesalahan Prosedur
Kesalahan prosedur adalah kesalahan pengoperasian komputer
(tidak mengikuti prosedur yang berlaku). Misalnya mematikan komputer
tanpa melalui proses shutdown.
4. Kerusakan Software
Karena beberapa sebab software dapat rusak baik software aplikasi
maupun sistem operasi. Software yang rusak dapat menyebabkan data
tidak tersimpan dengan benar atau tidak dapat diakses lagi.
5. Kerusakan Hardware
Kerusakan pada hardware tertentu akan merusak bahkan
menghilangkan data-data yang ada. Misalnya: hard disk rusak secara fisik
maka hampir dapat dipastikan data tidak dapat diakses lagi.
6. Kejahatan Komputer/Hacker
Pengrusakkan data dapat terjadi secara langsung maupun lewat
internet/jaringan. Seseorang dapat menggunakan komputer kita secara
ilegal dan menghapus/merusak data sewaktu kita tidak ada ditempat
adalah contoh pengrusakkan secara langsung. Lewat internet, seorang
hacker dapat menerobos sistem komputer dan merusak data.
7. Bencana
Bencana dapat berupa bencana alam seperti gempa, banjir dan lainlain
tetapi juga dapat berupa kecelakaan seperti kebakaran.
Untuk mengantisipasi/mengatasi kerusakan ini beberapa hal yang dapat
dilakukan adalah antara lain :
1. Memasang Antivirus
Antivirus dapat meminimalkan serangan virus yang telah diketahui
sebelumnya!. Virus yang baru biasanya tidak dapat ditangkal dengan
antivirus. Selain itu virus lokal (buatan dalam negeri) biasanya hanya dapat
ditangkal oleh antivirus lokal juga dan termasuk paling sulit diatasi. Oleh
karena itu perlu kewaspadaan dari pengguna juga untuk tidak mengakses
situs yang tidak terpercaya atau memasukkan flash disk tanpa discan.
2. Melakukan Backup secara rutin
Dibackup ke komputer atau media lain termasuk juga melakukan
proses save secara rutin sewaktu bekerja dengan dokumen.
3. Recovery/Restore

Proses recovery adalah proses mengembalikan kondisi data/sistem
pada saat terakhir kali disimpan. Recovery ini kadang sulit dilakukan
karena tingkat keberhasilan tidak dapat dijamin 100%. Dengan
menggunakan program tertentu dapat dilakukan.
4. Menggunakan password
Penggunaan password terhadap file akan membantu menghindari
pengaksesan file oleh orang lain. Password dapat juga dipasang pada
software/sistem operasi atau hardware(bios). Selain menggunakan kata
sandi, dapat juga menggunakan model finger print, yaitu pembacaan sidik
jari. Ini dapat ditemukan pada beberapa laptop masa kini.
5. Firewall
Dengan adanya firewall yang merupakan sistem keamanan terhadap
data yang masuk maupun keluar komputer lewat jaringan, kita dapat
meminimalkan akses yang tidak diinginkan lewat jaringan.
6. Menggunakan komputer sesuai dengan prosedur
Pengoperasian yang tepat akan menolong menghindarkan
kerusakan data.
B. Keamanan Software
Software yang kita miliki dapat mengalami kerusakan yang membuat kita
terpaksa harus memperbaiki atau memasang ulang. Oleh karena itu software
yang kita miliki perlu dijaga apalagi bila kita beli dengan harga mahal atau perlu
keahlian khusus dalam proses pemasangannya (apalagi bila kita tidak tahu proses
melakukannya !) atau vital dalam pekerjaan kita.
Kerusakan software dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :
1. Penggunaan software bajakan
Software yang bajakan karena tidak berasal dari pembuatnya
langsung maka kualitas software tersebut tidak dapat dijamin sehingga
resiko kerusakan akan besar dan kita tidak dapat melakukan komplain.
2. Kesalahan prosedur
Pemasangan/install software yang tidak benar dapat menyebakan
crash/bertabrakan dengan software lain atau tidak lengkap sehingga
menyebabkan software rusak.
3. Virus
Virus selain dapat merusak data, dapat juga merusak software dan
biasanya menyerang sistem operasi dan aplikasi yang berjalan di sistem
operasi Windows.
Hal-hal yang dapat dilakukan untuk meminimalkan kerusakan komputer adalah
antara lain :
1. Menggunakan software yang terpercaya baik itu yang berbayar atau open
source.
2. Memasang Antivirus.
Antivirus dapat menangkal dan memperbaiki virus yang merusak
software.
3. Backup sistem.
Sistem komputer dapat dibackup secara keseluruhan dengan
menggunakan aplikasi tertentu sehingg bila terjadi kerusakan yang paling
parah sekalipun dapat dikembalikan ke kondisi semula.
4. Lakukan sesuai prosedur.
Bila tidak ada sistem backup dan software serta data dalam
komputer bersifat vital, ada baiknya tidak melakukan proses pemasangan
software sendiri bila tidak yakin dengan langkah-langkahnya. Pada
dasarnya tidak ada software yang sempurna yang dapat mengatasi semua
kesalahan pemakaian sehingga penggunaan sesuai prosedur sangat
dianjurkan.
C. Keamanan Hardware
Keamanan hardware menjadi penting karena kerusakan pada hardware
dapat menyebabkan kerusakan pada data dan sofware tetapi mungkin juga tidak
mempengaruhi apapun, misalnya : kerusakan mouse tidak mempengaruhi data
atau software, sedangkan kerusakan hard disk akan merusak data dan software.
Hal-hal yang dapat menyebabkan kerusakan hardware adalah antara lain:
1. Kelistrikan
Hardware komputer sangat tergantung pada listrik. Oleh karena itu
ketidakstabilan listrik akan mempengaruhi kinerja dan ketahanan hardware.
Komputer yang sering mati dengan tiba-tiba akibat kehilangan pasokan
listrik dapat memicu kerusakan baik pada hard disk, motherboard bahkan
power supply dan perangkat lainnya.
2. Kesalahan prosedur
Penggunaan atau penempatan yang tidak sesuai aturan akan
menyebabkan memperpendek masa pakai hardware. Menyalakan
komputer diruang yang panas atau memaksakan komputer menyala terusmenerus
dapat menimbulkan kerusakan.
3. Bencana alam/kerusuhan.
Faktor ini adalah yang paling sulit dihindarkan karena diluar
kemampuan kita. Banjir, gempa atau kerusuhan bila mencapai komputer
maka kerusakan parah sangat mungkin terjadi.
Pencegahan yang dapat dilakukan adalah antara lain:
1. Memasang Stavolt atau UPS (Universal Power Saving)
Dengan adanya stavolt yang berfungsi menstabilkan arus listrik atau
UPS yang berfungsi untuk menyediakan daya listrik selama beberapa
waktu sehingga kita dapat melakukan proses shutdown secara baik, maka
kerusakan akibat listrik dapat diminimalkan. UPS ada yang dilengkapi
dengan aplikasi untuk mengendalikan UPS, baik untuk melihat kapasitas
bateray atau memantau kondisi UPS lewat internet.
2. Menggunakan sesuai prosedur
Penempatan komputer yang benar, menyalakan dan mematikan,
serta pemakaian sesuai fungsinya akan membuat hardware lebih awet.
Selain itu penggunaan sesuai dengan prosedur khususnya yang
berhubungan dengan kelistrikan akan mengurangi resiko kebakaran,
misalnya mematikan komputer hingga stavolt/UPS.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s